Menyayangi Istri dengan Foredi

May 7th, 2015

Orgasme bagi istri memang tidak semudah suami mendapatkannya. Indikatornya juga sangat sederhana. Suami bisa dikatakan sudah orgasme saat ejakulasi. Bahkan saat ejakulasi dini dia sudah orgasme. Namun hal itu sangat mengecewakan. Baik buat suami itu sendiri juga buat istri. Seorang istri setidaknya baru bisa merasakan kenikmatan bercinta setidaknya dalam durasi 3 menit. Bahkan secara umum istri baru dapat orgasme saat durasi lebih dari 5 menit.

Diperlukan ikhtiar agar hubungan seks tidak semata hanya melampiaskan libido suami yang sedang muncul. Tapi juga harus memberikan kebahagiaan buat pasangannya. Hal penting untuk memperhatikan apakah istri sudah puas apa belum. Istri seringkali tidak jujur tentang hal ini. Suami harus menanyakannya. Juga harus tahu tentang cara agar istri klimaks.

Inilah langkah-langkah yang harus dilakukan jika menginginkan hubungan seks yang saling memuaskan dan orgasme bersama-sama :

Foreplay

Foreplay adalah pemanasan. Ibarat perjalanan jauh, foreplay adalah menyiapkan segala sesuatunya. Memastikan perbekalan. Menyalakan mesin untuk memastikan bahwa mesin berjalan baik.

Bagi suami, foreplay adalah untuk menurunkan tensi libido yang sedang tinggi. Jika penetrasi dilakukan saat libido sedang tinggi maka akan dengan mudah ejakulasi dini. Bagi istri, foreplay adalah untuk menaikkan gairah. Gairah yang sedang tinggi akan mempercepat istri orgasme.

Foreplay adalah alat komunikasi untuk meluruhkan masalah-masalah yang ada. Barangkali ada kejengkelan dan kemarahan karena perilaku masing-masing pihak. Rabaan dan ciuman penuh cinta juga mampu menumbuhkan romantisme yang semakin lama hilang seiring dengan umur pernikahan. Saat isteri merasa penting dan bahagia, segalanya menjadi mudah. Jika istri sudah “pasrah” berarti libidonya sudah baik. Penetrasi bisa dilakukan.

Lakukan dengan lembut dan penuh cinta. Jangan terburu-buru.

Variasi Seks

Agar tidak membosankan, pilihlah variasi gaya yang paling disukai keduanya. Cobalah hal baru untuk memahami efektifitas gaya. Tidak semua gaya baik buat pasangan. Namun perlu mencobanya untuk mengetahuinya. Lakukan yang cocok dengan kemampuan fisik. Jangan lakukan gaya yang aneh-aneh yang berakibat fatal.

Misal, gaya menggendong istri. Gaya ini selain membutuhkan fisik yang kuat juga ukuran penis yang panjang dan tidak mengalami ejakulasi dini.

Bagi suami yang mengidap ejakulasi dini, gaya woman on top bagus untuk memberikan kesempatan kepada istri untuk mendapatkan orgasme. Dengan posisi diatas tubuh suami, memberikan kesempatan pada istri untuk mencari spot rangsangan dengan mengerak-gerakkan pinggul dan merubah posisi agar cepat orgasme. Suami dapat mengalihkan pikiran pada hal-hal selain seks. Sehingga ejakulasi bisa ditunda.

Gaya ini juga memberikan sensasi buat suami untuk melihat kemolekan tubuh istri. Selain itu saat istri orgasme, suami bisa menyaksikan ekspresinya. Menyaksikan istri orgasme adalah seperti melihat pemandangan terindah. Selalu ingin dilihatnya lagi.

Komunikasi yang Intim

Jangan merasa tabu untuk membicakan aktvitas seks dengan pasangan. Seks tidak hanya menjadi rutinitas belaka. Disinilah ruang romantisme bagi pasangan suami istri. Lakukan evaluasi setiap habis bercinta. Problematika seks yang dialami harus dibicarakan.

Misal, suami ejakulasi dini. Sampaikan permintaan maaf atas peristiwa tersebut. Mintalah pendapat istri untuk mencari solusinya. Jika harus menggunakan alat bantu maka sampaikan. Selain akan membuat istri empati juga akan membuat suami percaya diri untuk berusaha mengatasinya. Sampaikan pada istri alternatif pengobatan yang bisa dilakukannya.

Juga bicarakan untuk menentukan jadwal bercinta berikutnya. Termasuk gaya apa yang akan dipakai. Biarkan istri berpendapat lebih banyak. Untuk membuatnya merasa nyaman atas hubungan ini. Juga agar istri memiliki passion terhadap hubungan seks. Tidak hanya menjadi rutinitas menjalankan kewajiban semata. Wanita yang memiliki passion seks yang baik, aura positifnya keluar. Wajahnya berseri-seri dan penuh semangat. Hormon dalam tubuhnya juga berfungsi baik.

Rekomendasi Boyke

Boyke yang juga pakar reproduksi berpendapat bahwa untuk menjaga kelanggengan pernikahan dan membentuk rumah tangga yang harmonis, hubungan seks bagi pasangan yang sudah lama menikah harus saling memuaskan. Harus ada komitmen tentang hal ini. Juga harus ada ikhtiar yang sungguh-sungguh bahwa hubungan seks harus orgasme bersama-sama.

Kasus ejakulasi dini sesungguhnya dialami oleh sebagian besar suami. Seperti fenomena gunung es. Tidak tampak namun sebenarnya menjadi masalah kebanyakan rumah tangga. Para suami jangan merasa berkecil hati. Pun jangan merasa rendah diri. Segala sesuatunya bisa dicari solusinya. Boyke merekomendasikan menggunakan foredi gel untuk suami yang mengalami ejakulasi dini.

Foredi gel adalah ramuan tradisional yang mengandung rempah-rempah pilihan khas daerah banten. Tidak mengandung bahan-bahan kimia sehingga aman dipakai untuk semua lelaki. Aman bagi jantung dan penderita diabetes. Penggunaannya cukup dioles merata diseluruh permukaan penis.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal oles lebih banyak dibawah batang penis. Biarkan sampai 1 jam. Kemudian basuhlah hingga bersih. Khasiat nya bisa sampai 5 jam setelah dioles. Setelah beberapa kali pemakaian, pengguna akan mengetahui karakter yang pas untuk obat ini. Bisa dilakukan penyesuaian sesuai kebutuhan. Kurangi pemakaian jika terlalu lama. Dan tambahlah jika ingin menambah durasi lebih lama lagi.

Ingat! Bahwa penggunaan foredi gel adalah untuk membahagiakan pasangan. Jangan terobsesi terlalu lama sampai berjam-jam yang justru membuat istri tidak nyaman dan tersiksa. 15-30 menit adalah hubungan yang ideal. Sudah bikin istri orgasme.

Semoga bahagia.

«
»